Passion?

Kenapa seseorang bisa terlihat begitu total dengan pendidikan atau pekerjaan yang sedang mereka jalani? seperti sesuatu yang “cocok banget” untuk dikerjakan oleh nya. Apakah itu karena passion? apa itu passion? setelah melihat beberapa orang dalam kehidupan nyata ataupun beberapa film yang menjadi penghilang suntuk dikala mengerjakan penulisan tiada akhir ini, saya semakin berfikir… “dimana passion sy?” apakah suatu saat saya juga akan mencapai masa dimana semua yang saya kerjakan itu “cocok sekali untuk saya”?

🙂 Hanya sebuah pertanyaan, semoga suatu saat akan segera terjawab

#janganlupatersenyum

sarah, di Nabila❤

Catatan LDM : berbagi beban

gambar-bunga-sakura-jepang-indah-cantik-13

Terimakasih untuk tidak berharap terlalu banyak padaku.

bukan, aku yakin bukan karena kamu tidak percaya bahwa aku mampu.

tapi kamu lebih memilih untuk mengurangi bebanku.

menurunkan ransel-ransel berat di punggungku

 

Nanti, suatu saat jika kita sudah bisa berjalan bersama,

semoga kita bisa saling membagi beban,

dan kita akan menempuh perjalanan yang lebih panjang

mengambil resiko yang lebih berat.

menopang beban yang lebih banyak

 

Masa itu akan datang, InsyaAlah.

Bersabarlah hati❤

Sebuah Awal untuk Akhir yang Lebih Baik — Catatan Kaki

“When you pay attention to the beginning of the story, you can change the whole story.” – The Beginning of Life Pagi itu saya sudah sampai di suatu sudut Jalan Prawirotaman IV (Karangkajen), Yogyakarta. Perjalanan ke sana hanya perlu berkendara motor sebentar dari rumah. Milas namanya. Baru-baru ini seorang teman memberi tahu bahwa Milas adalah […]

via Sebuah Awal untuk Akhir yang Lebih Baik — Catatan Kaki

Menikah di Usia 23th

Sebaris kalimat tertulis tebal di dalam salah satu buku diary sy sekitar tahun 2009. Kalimat itupun masuk ke dalam salah satu daftar Life mapping yang sy buat sebagai tugas Ospek Teknik UGM tahun 2009. favim-com-3405 Life mapping itu  berisi mimpi2 yang ingin sy capai terhitung dari tahun masuk kuliah hingga akhir usia.

Menikah di Usia 23 Tahun

Sebuah mimpi yang sebenarnya tidak terlalu sy perjuangkan dibandingkan pendidikan sy dan mimpi untuk ‘membahagiakan orang tua’ lainnya. Menikah? salah satu hal yang paaaaliiiiiiiing saya inginkan, namun NOL usaha. Continue reading

Kesendirian

Tidak banyak teman dekat yang tau mengapa sy menyukai hujan. Diantara mereka hanya mengerti bahwa sy akan bergembira dan tersenyum sangat lebar ketika melihat hujan turun.

kenapa sy suka hujan?

Karena hujan datangnya barengan.

Sy membenci ‘kesendirian’, sy takut berjalan ‘sendirian’, sy takut diculik (ok ini lebay). Postingan yang lalu pernah sy ceritakan mengenai ketakutan sy bila sedang sendirian. Terlalu banyak fikiran menyeramkan yang menggelayut atau pelumpuhan keberanian ketika sy sendirian dan tidak ada yang menemani. Sehingga jika hujan turun, sy tidak akan merasa sendirian… hujan datangnya barengan.

Semakin dewasa, tua dan melalui perjalanan hidup, sy justru memperoleh banyak cobaan dan kekuatan dalam hal ‘kesendirian’ ini. memiliki kamar sendiri, hidup dengan orang-orang asing sendiri, merantau sendiri, dan kenyataan bahwa Allah menempa sy untuk bisa mandiri hidup sendiri mulai sy pahami saat masa kerja praktek diperkuliahan dimulai. Dari 7 mahasiswa yang terpilih kerja praktek di Badan Perencanaan Nasional (Jakarta) hanya sy wanita satu-satunya.. (ah ini sih cerita biasa yah, tpi sangat sy rasakan luar biasanya. krna dulunya sy hanyalah seorang gadis dari pulau terpencil yang dikelilingi oleh laut)

well… sy benci ‘sendiri’, tapi Allah ingin agar sy bisa survive sendiri

Masuk ke rencana untuk menikah, salah satu alasan sy saat itu ialah agar tidak ‘sendirian’. Continue reading

a story about Wedding

❤❤❤

the wedding

Ketika, kita tidak tau lagi apa yang harus diperbuat. Bahkan untuk memakaikan cincin pun kita sama-sama ‘nge-blank’ (Thanks to mas-mas fotografer yang sigap sekaleeh)

Alhamdulillah, kami SAH pada tanggal 22 Mei 2016 kemarin🙂 . sy berencana untuk menceritakan kisah-kisah pada pernikahan kami serta berterimakasih kepada semua orang yang sudah berpeluh-peluh untuk mewujudkan perjanjian suci ini. Tapi nanti nggih… insyaAllah ketika ada waktu, akan mulai dicicil untuk diceritakan.

Doakan kami menjadi keluarga yang berkah dan di berkahi… doa2 lainnya juga selalu kami tunggu dengan perasaan #berbungabunga #berdaundaun #berantingranting eh… #salahfokus. Nantikan ceritanya yah😀 dan jangan segan ingatkan jika saya lupa wkwk

❤ sarah

Butuh diam untuk menyelesaikan

tumblr_inline_nhnc2l7faz1rfah62

Untuk saat ini, saya tidak sedang bermaksud merubah keadaan menjadi lebih baik. kenapa (?)  mungkin banyak yang bertanya mengapa saya tidak mendawasakan hati saja dengan memperbaiki keadaan dan berdamai dengan perasaan. hmm sulit genks, saya rasa pun masalah ini tidak memerlukan penyelesaian. sy hanya buth diam dan memperhatikan apa yang berubah.. ya semacam ‘percobaan’ atas keputusan-keputusan yang diambil.

Diam bukan berarti tidak bertindak yah. Bahkan ‘diam’ sendiri pun merupakan salah satu tindakan yang saya pilih untuk melihat bagaimana masalah ini akan selesai. saya membiarkan orang-orang disekeliling saya untuk menyelesaikan keadaan ‘kami’ sendiri. Continue reading