Games #4 menemukan gaya belajar (4)

Setelah laporan kemarin, saya baru menyadari sebenernya ada bbrp perbedaan gaya belajar antara saya dan suami. Suami cenderung cuek, sehingga ketika menghadapi tantangan ia akan segera memutuskan dengan cepat utk mundur atau mengerjakannya. Namun saya, pasti memerlukan waktu yg lama sekali untuk mencermati kemudian berfikir akan mengambil keputusan apa. Saya membutuhkan proses, sedangkan suami cukup dengan hanya melakukan apa yg menjadi tantangan.

Sebenarnya pada games x ini, sy ingin sekali mengetahui lebih dalam lg mengenai gaya belajar pasangan dan sy pribadi. Namun hingga hari ke 4 ini sy msh belum dapat membahasnya dengan detail karena suami masih di Garut hiks. May be akhir pekan ini akan kami diskusikan dan amati bersama.

Wish me luck

#harike4

#Tantangan10hari

#GameLevel4

#GayaBelajarAnak

#kuliahbunsayIIP

Advertisements

Jadi istri itu…

Hei gadis, jadi istri itu berat. Yakin kamu gk akan kuat tanpa ilmu yg melekat

Menggunakan sajak kekinian dari si dilan, sy hanya ingin menyampaikan curahan hati #asek setelah merasakan nikmat dan beratnya menjadi seorang istri (pun menjadi suami pasti lebih berat lagi). Tetaplah yakin bahwa tidak ada ganjaran yang lebih baik ketika Allah menaikkan porsi ujian. Naik kelas, berarti ujiannya bertambah sulit lagi.

Menikah, membuat seseorang yang sendiri memiliki pendamping dan teman hidup. Seseorang yang dulunya hanya memikirkan dirinya, saat ini harus naik tingkat memikirkan suami sepaket dengan keluarganya. Nikmat? Itu pasti, karena kini beban dapat dibagi2 bersama, tawa mengembang lebih lama dan ada hati yang terus berbunga-bunga 😍 ihiiir.

Namun, tahukah kamu gadis bahwa kita memiliki peran yg cukup besar dalam rumah tangga ini? Katakanlah kamu harus membahagiakan seorang suami. Laki2 asing yg punya watak sendiri. Kamu harus berusaha memahami, menyelami serta mendukung pilihannya dengan bijaksana. Tidak banyak menuntut, serta patuh pada arahannya. Itu berat… Lumayan berat jika kita tidak memiliki bekal ilmu sebelumnya.

Maka, banyak2lah mencari tau dari pengalaman orang lain. Dari buku2 bacaan, dari nasehat2 orang tua. Semoga kapal yg di tempat bersama dapat selamat menuju pelabuhan akhirat ^^.

Games #4 menemukan gaya belajar (3)

Alhamdulillah punya kesempatan untuk terus belajar bersama kelas Bunda Sayang meski tertatih2 ^^. Dan semoga bisa terus melanjutkan hingga akhir.

Di laporan ketiga ini setelah melihat gaya belajar suami, sy jadi tertarik menemukan bagaimana sih sebenernya gaya belajar sy pribadi. Apakah berbeda atau cenderung sama (?) dengan pasangan sy. Seharian sy merenung #asek gk juga sih… Cuma sambil Ingat2 aja. Dulu ada ketika sy masih berstatus “anak sekolah” ada gaya belajar yg cukup sy andalkan. Yaitu dengan menuliskan/mencatat pelajaran, kemudian membaca dan menghalalkan nya dengan membaca keras2, lalu sebagai finishing sy akan menuliskan Kata2 kunci mata pelajaran tersebut di selembar kertas lain agar bisa dibaca dengan ringkas.

Mungkin sy bisa menyebut gaya belajar itu masuk dalam kategori visual dan auditori. Bener gak? Hhe. Dari melihat atau memperagakan maka sy akan mudah mengingat. Lalu disempurnakan dengan mendengarkan hafalan hingga sy dpt mencermati dgn baik hasil belajar tersebut. Dengan melihat kenyataan ini (etdah), sy rasa sy akan lebih banyak bisa belajar dr hal2 yg saya lihat dan lakukan langsung. Sy akan lebih percaya diri ketika bisa menaklukkan dengan langsung sebuah tantangan serta menuliskannya. Hohoho. Seperti saat sy menuliskan laporan ini. Berbagai hikmah dan pencerahan ketika menulis datang begitu saja ketika saya memulainya. Dibandingkan ketika sy hanya membayangkannya di dalam kepala sj.

Jika dibandingkan dengan gaya belajar suami, sy rasa sejauh ini tidak ada perbedaan yg berarti. Namun akan coba sy amati di beberapa hari kedepan insyaallah ^^

Wait ya

#harike3
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP

Petik-petik damai

Memanfaatkan kembali ruang cahaya untuk membuat sajak-sajak tak merdu namun menyembuhkan.

Saat masih berdua dan belum memikirkan siapa2. Siapa lagi yang bisa sy fikirkan 24 jam selain ia?

Berharap punya stok tidur yg banyak sebelum akhir pekan. Karena di akhir pekan butuh mata yg terjaga lebih lama untuk melihatnya.

Orang bilang, bahagia itu ketika banyak uang. Bahagia itu ketika memiliki tempat tinggal yang nyaman. Bahagia itu jika bisa beli barang mewah.

Tapi menurut sy, bahagia itu ketika dekat dengan yang disayang.

Tapi bahagia tidak berhenti disitu, akan lebih bahagia ketika melihat seseorang ridho atas perbuatan kita. Mungkin ada banyak kesulitan dan ketidakbahagiaan “semu” yang kita lalui. Tapi saat melihat orang lain ridho, maka kebahagiaan “hakikilah” yang datang menghampiri.

Saya hanya seorang istri yang masih terus belajar menata hati, menerima ketentuan Illahi untuk dapat tinggal jauh dari suami #tsah.

Apalah-apalah asalkan di syurga nanti tak sendiri.

#BaladaLDM

Games #4 menemukan gaya belajar (2)

Assalamu’alaikum… Laporan hari ini cukup membingungkan sih ya ^^°. Karena hari ini pak suami kembali pulang ke perantauan #hiks :D. Tapi gk papa, insyaallah ada hal yg bisa sy laporkan dari pengamatan kecil hari ini. Semoga tidak salah mengambil kesimpulan hhe.

Hari ini suami sudah mulai “memantau asupan makanan yg sekiranya dpt menaikkan berat badan saya dan calon bayi kami”. 😁. Padahal sebelum2 nya saya selalu mengoceh mengenai keinginan sy untuk diet, keinginan utk melahirkan bayi dengan berat dibawah 3kilo karena ini kehamilan yg pertama. Tapi tetap saja suami ingin bayi yg tidak terlalu kecil.

Namun, sejak hari sabtu kemarin akhirnya semua berubah. Setelah ia melihat sendiri hasil usg dan perbandingan dengan tabel berat badan Rata2 ibu hamil Indonesia. Untuk umur kehamilan sy, Bbj (berat badan janin) segini termasuk melebihi standar. Takut kemungkinan lahir dengan Bbj lebih besar lagi dan menyulitkan proses persalinan pervaginan.

Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa, suami lebih cepat belajar/menerima informasi jika melihat visualnya. Berbentuk gambar, tabel, grafik dan sebagainya. Sedangkan jika hanya disampaikan dengan verbal maka bisa jadi hanya sampai sepintas lalu saja.

Thats it. Sekian laporan hari ini~. Kira2 besok dapat hal baru  apalagi yaaaa

#harike2
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahbunsayIIP

 

Games #4 menemukan gaya belajar (1)

Di games ke 4 kelas Bunda Sayang kali ini, kami akan belajar dan berfikir bagaimana menemukan gaya belajar pasangan maupun anak. Harapannya, dengan menemukan dan memahami gaya belajar kita, pasangan maupun anak, banyak hal yang dapat kita asah bersama-sama.

Di hari pertama memulai games/tantangan ini, sy menanyakan langsung terkait kecenderungan atau gaya belajar suami. Suami menyatakan bahwa gaya belajarnya lebih cenderung pada visual. Melihat gambar, video, ataupun peraga lainnya dari pada hanya mendengarkan saja.

Memang selama ini, suami lebih suka menonton Video2, baik itu berita maupun siaran olahraga. Cenderung membaca bacaan yg memiliki gambar agar tidak mudah bosan dan jika melihat salah satu ciri dari seseorang yg belajar dengan gaya visual (mudah lupa dengan catatan verbal, lebih mudah ingat dengan sesuatu yg dituliskan) suami sering sekali lupa dengan permintaan2 sy yg hanya dilakukan secara verbal wkwk. Meskipun jarak waktu permintaan dan aksi hanya sekitar 5 menit atau kurang dari itu.

Modal dasar gaya belajar yang telah suami miliki ini, akan coba saya kulik lebih dalam lagi dan coba membandingkan nya dengan gaya belajar sy dan kemampuan untuk mendampingi nantinya :). Tunggu di laporan selanjutny~

#harike1
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP

hari ke 4 Berbagi peran

bismillah, setelah melewati beberapa hari merawat suami yg sedang tiak enak badan. Alhamdulillah hari ini dapat milai mengerjakan pekerjaan seperti biasanya. Namun badan masih terasa cukup lelah dari biasanya.

Alhasil hari ini suami tanpa perencanaan berbagi peran until menjalankan aktivitas rumah tangga. Menambah kecerdasan kami dalam memanagement sesuatu. Saya menyetrika persiapan suami untuk seminggu kedepan di garut dan suami mulai memasak makanan (sebagai bekal dan makanan di rumah)

Alhamdulillah, meski saya tau ia lelah namun semua kerjaan dapat selesai tepat pada waktunya. Well-done ^^. Baru bisa setoran tulisan until games level ini lagi.

#Tantanganharike3

#kelasbunsaiIIP3

#Gameslevel3

#Kamibisa