Ya.. [mungkin] kita terlalu sibuk

Jejak Hidup Dian

berdoa[picture taken from google]

Ya.. mungkin kita terlalu sibuk dengan dunia ini..

sibuk mengurusi masalah capres dan cawapres yang tak kunjung henti.. dengan alasan 5 tahun kedepan yang akan menjadi taruhan..

tidak salah memang..

atau pula sibuk menonton pertandingan sepak bola, hingga melalaikan rasa kantuk yang harus tertunaikan, demi alasan hoby dan mengalihkan dari urusan perpolitikan yang memuakkan.. tidak menjadi masalah memang..

tapi sayang.. kita sering terlupakan untuk berdoa, tentang baik buruknya amal kita yang lalu dan yang akan datang.. atau bahkan memang sudah lama tidak peduli untuk memikirkan?

Ya, mungkin kita terlalu sibuk dengan pekerjaan..

sibuk mengurusi masalah pekerjaan yang dari hari ke hari tidak ada perubahan, memompa letih yang butuh pula diperhatikan.. demi alasan menguapkan asap dapur demi menjaga perut dari kelaparan.. tidak salah memang..

atau juga sibuk mengurusi pekerjaan, kuliah, berkumpul dengan teman, demi menghindari kebosanan dengan orang-orang sekitar.. atau demi menjauhi orang-orang yang terlibat konflik dengan…

View original post 782 more words

10 Hari Hafal Al Qur’an (Kisah Ukhti Ummu Zayid)

Allah…

Fathma Alia

Sebuah kisah yang sangat menyentuh dan bisa memacu motivasi saya, kisah yang ditulis oleh  Ir. Amjad Qasim dalam bukunya Kaifa Tachfazh al Qur’an al Karim fii Syahr. Di sini saya tulis ulang dengan harapan dapat menambah motivasi dan kepasrahan diri kita kepada ALLOH dalam menghafal Al Qur’an… amiin… 🙂 Ini kisahnya…

AlhamduliLLAH, sesuai dengan kemuliaan dan keagungan kuasa-NYA, aku telah khatam menghafal Al Qur’an. Berikut ini pengalamanku, dan aku menghadiahkannya untuk kalian.

Ini adalah masa-masa indah yang berlalu dengan segala kisah yang ada di dalamnya. Dan, inilah mimpi yang m,enjadi kenyataan. Serta, memori yang selalu menghampiriku.

View original post 2,015 more words

REMAH- REMAH ROTI TUHAN: SEMANGAT MEMBAGI WAWASAN

Mie2gination's Blog

REMAH- REMAH ROTI TUHAN: SEMANGAT MEMBAGI WAWASAN

Oleh:

Emmy Yuniarti Rusadi

Dunia selalu menguji kita dengan segala rupa. Kesedihan, keterpurukan, kejengkelan, dan banyak hal negatif lain yang seringkali manusia anggap sebagai musibah. Tetapi ada zat yang lebih ngerti apa itu dunia. Esensi dunia lebih pada bagaimana kita menggunakan akal dan qalbu untuk memilah hal- hal terbaik untuk bekal kehidupan kekal setelah kematian. Adalah masa muda ketika mimpi- mimpi terpatri dengna baik, sementara ada saja hambatan yang harus dilalui. Jangan menyerah dan terus selalu bersyukur adalah senjata paling ampuh untuk menjadi pemenang!

Sering saya mendengar keluhan dan beberapa konsultasi informal masuk ke Inbox Facebook saya. Sekedar menanyakan tentang skor TOEFL atau apapun itu tentang akademik hingga tantangan hidup. Pada saat itu saya berpikir mereka agaknya salah mengirimkan pertanyaan dan keluhannya pada saya karena saya bukanlah siapa- siapa. Seberapa sih pengalaman saya, saya masih memiliki banyak sekali “pekerjaan rumah” dan merasa belum…

View original post 323 more words