Ketika Agen Penyerang Datang : beberapa jurus menghadapinya

Salah satu tantangan bila tinggal menetap di rumah bukan milik sendiri ialah : besarnya akses keluar masuk bagi orang asing, yang notabene bukan Mahrom kita (dalam tulisan ini, mereka kita sebut saja sebagai agen penyerang). apalagi jika kita adalah seorang perempuan. keribetan tantangan ibarat “negara api menyerang” pun seringkali terjadi.

Teman2 yang berada pada posisi ini mungkin pernah merasakannya. Hal serupa juga terjadi pada Kos atau kontrakan khusus perempuan, Keributan akan pecah jika tetiba ibu kos/kontrakan membawa pasukan penyerang, yaitu laki-laki bukan mahrom alias ‘Tukang’ untuk memperbaiki atau beres-beres rumah kosaannya. Hal pertama yang pasti dilakukan oleh para perempuan yang memakai hijab/menutupi auratnya ialah Berteriak… diiringi dengan lari kekamar *hahaha *pernah nyaksiin. 😀

hijab

Buat saya, hal ini bisa saja diminimalisasi dengan beberapa jurus lain :

1. Tetaplah memakai hijab, bisa dengan memakai mukenah sepanjang hari :3 , memakai jilbab panjang atau cukup dengan selalu memakai pakaian standar panjang dan mempersiapkan jilbab instant mudah pakai.
2. pastikan pintu kamar/rumah anda memiliki kunci yang dapat berkerja dengan baik, jadi jika sedang tidak memakai hijab, pintu dapat dikunci (menghindari serangan mendadak)
3. (jika kamar mandi terletak di luar kamar) maka berkorbanlah sedikit untuk mandi pada waktunya atau lebih awal pagi. jika anda tidak ingin terjebak di kamar mandi atau terjebak tidak mandi seharian karena ada tukang yg sedang memperbaiki kamar mandi anda.
4. Update informasi selalu dari si empunya rumah, terkait tamu yang akan datang atau tukang-tukang penyerang yang biasanya datang mendadak untuk membenahi seisi rumah. Termasuk di dalamnya informasi jadwal : pengantar galon dan pengantar gas.
5. menjadi detektif pengenal suara. hahaha 😀 ini digunakan sebagai jurus terakhir saja jika sudah kepepet. pada kondisi :
Para penyerang berada di rumah/Kos ketika Mukenah masih berada di ruang shalat, jilbab masih di jemur, kita terjebak di dalam kamar, ingin mandi dan segera bertemu dosen.
Caranya mudah, siapkan handuk panjang, selimut, selendang atau apapun yang lebar-lebar sehingga cukup menutupi aurat kita dari ujung kepala hingga kaki, dekatkan telinga kearah dinding/pintu, perkirakan suara2 yang terdengar apakah para tukang akan menghalangi jalan kita menuju kamar mandi atau mereka sedang memperbaiki bagian lain dari rumah kita. Saat tidak ada suara apapun yang berarti, larilah sekuat mungkin tanpa menimbulkan suara menuju kamar mandi. nah setelahnya terserah anda 😀 #Lebay.com

Sekian jurus yang sering saya gunakan sesuai dengan kondisi tempat tinggal saya.  Bisa jadi ada jurus-jurus lainnya yang sering teman-teman gunakan? monggo di share disini juga 🙂

Selamat berusaha melawan agen penyerang 😀 /

———-

Kamar Biru, pukul 11.10

Salah taktik dan sedang terjebak di kamar,

akibat datangnya agen penyerang memperbaiki kamar mandi dan seisi rumah.

2 thoughts on “Ketika Agen Penyerang Datang : beberapa jurus menghadapinya

  1. Yap. Saya pernah mengalaminya Mbak.
    Waktu itu, saking gupuhnya karena agen penyerang sudah di depan pintu dan saya di belakang pintu, maka mau tak mau handuk saya sahut seketika untuk menutupi kepala. Untungnya sedang memakai kemeja panjang 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s