one BIG family

edit-brother-sister

I wonder why you and me fight each other
Don’t you see the similarities between us?
Take a minute and see yourself in the mirror
You look like me: those eyes, lips – you can’t deny

Have you thought about
Why we look the same?
Why we feel the same?
Don’t tell me it’s by chance

Oh, you’re my brother
You’re my sister
We’re one big family
Oh, you’re my brother
You’re my sister
Just one big family

It doesn’t matter if you live far away from me
You feel I feel, you bleed I bleed, you cry and I cry
We sleep and dream
Sometimes we’re sad, sometimes we’re happy
You breathe I breathe
We love, walk, talk and we smile

Have you thought about
Why we look the same?
Why we feel the same?
Don’t tell me it’s by chance

Oh, you’re my brother
You’re my sister
We’re one big family
Oh, you’re my brother
You’re my sister
Just one big family

I care about you
And I wish you could realise
There’s no difference between us two
We’re part of one family
No matter how far you are
And even if we don’t know each other
Oh, you and me, me and you, we are one

Oh, you’re my brother
You’re my sister
We’re one big family
Oh, you’re my brother
You’re my sister
Just one big family

by : Maher Zain

Ternyata cinta dan kasih sayang itu ‘berproses’ yah. dulu … dulu sekali waktu masih jadi sikecil manis nan lugu #eaa, saya benci sebenci-bencinya pada abang saya. he is enemy in my life. tukang usil, tukang kibul, penindas dsb :v tidak ada keakuran diantara kami kecuali saat salah satu dari kami memiliki musuh dan musuh tersebut akhirnya menjadi musuh kami bersama hahha #evil. Tak banyak yang saya ingat selain jasa-jasa saya menolong dan membela ia dihadapan teman laki-lakinya ketika dia berantem dengan temen atau ketika saat itu juga saya harus menjemputnya pulang agar tidak dimarahi orang rumah. fiuuuh #egoisnya sy cuma inget bahwa saya telah menolongnya banyak hha.

Padahal, mungkin dia orang yang pertama kali mengajak sy bermain manjat-manjat pohon, bermain hujan, nyelam di kolam, main kelereng (walaupun dikibulin), main PS dsb. Dia teman saya satu-satunya di rumah.

Dengan semakin mendewasanya kami berdua, akhirnya sampailah kami pada titik saling membutuhkan, saling merindukan dan cuek-cuek tapi perhatian #nahlo. waktu memang tidak pernah memberikan kami kesempatan untuk saling mengungkapkan, namun waktu benar-benar telah mendewasakan. Ntah itu perasaan maupun logika berfikir dalam menerima keadaan. Suka Duka yang pernah kami lewati bersama, menjadikan kami pribadi yang serupa namun tak sama. Ia dengan jalannya sedangkan saya dengan jalan sy sendiri juga.

one BIG family… dear Brother... tetaplah seperti ini, dengan pendamping kita dan kapal kita masing-masing. Suatu saat kita akan bertemu. merayakan hasil dari setiap proses yang kita jalani satu-satu. Semoga dermaga yang kita tuju itu satu… ingin bertemu kembali, berkumpul dengan BIG Family lainnya. aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s