Diam yg terpilih

Ada masa ingin menyerah saja…

Karena teriakan tak pernah terdengar maka menyerah dalam diam adalah pilihan.  Diam juga bentuk penghormatan.  Demi hubungan yg lebih terawat.

Oh Allah,  hendak kemana kugantungkan rasa.  Bahwa tak ada yg percaya aku bisa.

Memilih menyerah atau pasrah,  moga tak menghilangkan binar bahagia disetiap mata.

Hampir menyerah…lalu memilih diam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s