stop proscrastination please

Tidak akan ada hari yang tenang ‘nantinya’ yang ada itu ‘sekarang’.

Tidak boleh ada penundaan!! hentikan kebiasaan menanti2 keberuntungan diujung jalan. tidak!

salah satu profesor di kampus pernah menyatakan dalam salah satu tulisannya :

Penundaan berarti Peniadaan

ahh-procrastination

dan sebenarnya sekarangpun, saya sedang menunda #plak #toyorpakemouse
❤ Sarah

Saat Berseberangan Pendapat dengan Orangtua

Kita tidak tahu besarnya kasih sayang orangtua, sampai kita sendiri menjadi orangtua

-Henry Ward Beecher-

Sebaris kalimat yang sangat menusuk hari ini, kalimat itu saya dapatkan dari buku kecil yang terselip di majalah Intisari yang baru saja saya beli tadi pagi. dibalik pengertian gamblang yang ada dalam kalimat tersebut, saya mengartikanya dengan sedikit berbeda. Terkadang, atau sering kali kita pasti pernah merasakan saat-saat kita berseberangan pendapat dengan orang tua. Seringkali kita dapati adanya tembok maupun jurang terpisah yang menganga di antara kita dan orang tua yang membuat pemahaman kita dengan mereka tak bisa berjalan beriringan. fikirkanlah, bisa jadi hal itu terjadi karena kita sedang berada di atas jembatan yang berbeda dengan mereka. kita akan mengetahui alasan pendapat-pendapat mereka apabila kita berada di jembatan yang sama dengan yang mereka lalui. Continue reading

Menulis

menulis

Sekilas muncul pertanyaan, haruskah kita menulis? berbagi banyak cerita kepada orang-orang yang kita kenal atau kepada orang2 yang hanya sekilas melintas di blog ini? menurut pandangan saya, ada hal-hal yang dapat menjadi alasan kita untuk menulis : pertama adalah asas kebermanfaatan bagi orang lain dan yang kedua ialah asas kebermanfaatan bagi diri sendiri 😀 #ngaco ya #rapopo Continue reading

Menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS)

Jika anda kuliah, tapi tidak sukses selama proses perkuliahan, itu sungguh sia – sia

Jika anda kuliah, tapi tidak sukses setelah tamat nantinya, itu juga sia – sia

            Ungkapan kata diatas cukup membuat kita berfikir bahwa tidak ada waktu untuk berhenti belajar, apalagi disaat kita yang sebentar lagi akan bertemu sapa dengan Ujian akhir semester ganjil tahun ini. Kita  pasti merasakan hal yang sama dengan apa yang dirasakan oleh temen – temen lainnya, terutama buat kita yang masih baru saja merasakan ujian di bangku perkuliahan ini.

            Nah, untuk itu pasti banyak sekali dong yang ingin kita ketahui mengenai apa yang nanti akan kita hadapi saat ujian semester berlangsung?, dan bagaimana sih cara kita untuk mempersiapkan diri? sudah siapkah kita? Atau jangan jangan, masih banyak diantara kita yang belum ngeh dengan akan adanya ujian semester dibulan depan?

            Bagaimana kita bisa puas dengan nilai yang akan kita peroleh nanti. Baiklah, dengan mengabaikan segala asumsi yang ada (sehingga tidak memunculkan prasangka buruk,, hehe) dibawah ini, ada tips – tips untuk belajar secara mandiri, karena temen – temen tau dong di bangku kuliah ini, semua bersifat individualisme, jadi kita harus bisa mendalami hal – hal yang mandiri. Continue reading

cintai pohon

Harga perbaikan pavling atau pagar taman yang rusak akibat akar-akar tumbuhan yang mulai menjalar, tidak lebih besar dari harga keasrian lingkungan, udara, dan kerindangan yang dapat kita rasakan dengan mempertahankan pohon ini. Be wise. saya lebih mencintai tumbuh-tumbuhan, berapapun harga yang harus dibayar. Pertahankan lah pepohonan 🙂 (saya sebagai pecinta lingkungan).

Pak Isto, salah satu penghuni Perum Pandan Asri,
setelah rapat 2 bulanan warga perumahan pandan asri yang dilanjutkan dengan observasi keadaan taman dan pohon2 palem yang awalnya direncanakan akan di tebang 😦

Krengsengan Daging dan Kentang : hasil gagal paham :D

Bismillahirrahmanirrahim.

Happy September everybody! diawal september yang hangat (Jogja Hareudang euy) dan ditengah lari maraton pengerjaan skripsi dari pada bosen dan mutung, lebih baik coba-coba masakan baru. #uhuk bukan nyoba siih.. lebih tepatnya “terpaksa” halah (karena satu dan dua sebab) XD .

nah, untuk hari ini sebenarnya saya sedang berpuasa. tapi karena berkewajiban untuk memasak, maka terbanglah saya menuju dapur tepat pukul 11.00 dengan gaya malas2an dan ogah2an (tidak mencerminkan calon istri yg baik :3) karena pada pukul 08.30 tadi saya baru saja riweh mbalap ke dinas Pekerjaan Umam dan Perumahan Kabupaten Sleman untuk mengadakan konsultasi terkait TA, tapi alhamdulillah hanya sebentar.

setibanya di dapur (seakan dapurnya jauh), sempet bengong kira-kira apa yang bakalan di masak. bahan mentah dikulkas sangat lengkap karena baru hari minggu kemarin belanja. bermodal internet, maka bertanyalah saya pada mbah google terkait cara memasak daging yang praktis dan mudah (emang dasarnya males hha).

TaaaRRRRRaaaaaa!!! saya menemukan resep “Krengsengan Daging dan Kentang“. siip joss! bahannya ada, kecuali petis udang :|. yaaa tidak apa-apa, kan gak harus sama juga lah ya *sotoy*. eh, tapi saya bener2 *sotoy* loh saudarah saudarah… saya sebenarnya tidak tau apa itu krengsengan, dan berasal dari mana. tapi melihat bahan dan bumbunya yang standar, langsung aja saya masak huwahaaha (dan ternyata ini adalah sebuah kesalahan besar! fatal! *petir menyambar*). Continue reading